Text

Ale

yeaaay aku punya tetangga baru! namanya Ale, orang itali *awalnya pas kenalan aku nangkepnya dia orang jerman, haha gak fokus banget waktu itu*
dia ramah banget, tipikal orang itali. 19 tahun, baru memulai tahun pertamanya sebagai bachelor student, jurusan ekonomi.
rumah orang tuanya di suatu desa berjarak 3 jam dari venice. jadi dia merencanakan pulang ke rumah setiap dua minggu sekali. *duh senangnya ya, bisa bolak-balik ke rumah gitu >_<
setelah ku perhatikan beberapa hari kebersamaan kita, alhamdulillah Ale ini orangnya bersih *stres abis aku kalo punya flatmate yang nggak disiplin sama kebersihan >.<
dia juga gak menyimpan banyak barang, jadi seisi lemari di dapur dikuasai sama aku haha.
dan yang penting juga, Ale ini sepertinya belum punya pacar *bukan apa-apa ya, risih aja ngeliat cowok masuk ke flat aku lantas berlama-lama di sana*
meski bahasa inggrisnya masih terbata-bata, masih bisa aku mengerti lah. nggak papa deh biar aku aja yang belajar bahasa itali XD
Tags: bolzano
Link

another inspirative story by Nazrul Anwar.

now I understand why mom always tries to be a good wife and a good mother. she asks my dad’s permission wherever she wants to go, even it is very close from our house. she prepares herself to be a beautiful woman for his husband, she keeps his trust, she does lots of routine things happily.

I wish I can be as good as you, mom. lets reach jannah from any door as He provide to all women who get ridha from their husband. :)

and, the last question which I cannot answer till now:

Jadi, kalau setiap orang harus punya alasan yang kuat untuk bisa bertahan dalam suatu kondisi, apa alasan kamu untuk tetap ada di sana, di tempat yang mengkonsumsi sebagian besar keseharian kamu?

Video

my brother (Ahmad Hamzah Syafiq) is on TV!

he wins Olimpiade Pasar Modal, overcome other 34 students from all province in Indonesia. hope you can reach your dream as a businessman in the future.

I’m so proud of you! :)

Quote
"Kerjakan apa yang kita bicarakan, slalu berpikir besar dan berjiwa besar untuk melahirkan karya dan prestasi yang besar!"

— Bang Bachtiar (via shofiyyahtaqi)

(via muhammadjhovy)

Text

buah silaturahmi

23 agustus 2014

masih 1.5 jam lagi acara national leadership camp ppsdms dimulai. masih banyak waktu untuk mempersiapkan diri sebelum giliranku berbagi dengan para calon alumni ppsdms. seminggu yg lalu, supervisor ppsdms memintaku untuk menjadi pembicara di sesi alumni bidang research and education.

sayang, di lobby ppsdms yg sangat aku kenal ini tidak banyak yg bisa ku lakukan untuk mengisi waktu. semua teman-teman sibuk menjadi panitia, karena di dalam auditorium utama sedang berlangsung sesi sharing alumni sektor privat. moderator juga belum datang jadi belum bisa melakukan persiapan sebelum acara. singkat cerita, aku menangkap sosok perempuan dan anaknya yang kira-kira berusia 2 tahun sedang duduk di sofa depan perpustakaan. awalnya sungkan, karena meski aku kenal beliau, pasti beliau gak kenal aku. aku tahu namanya mbak andien, istri alumni ppsdms yang suaminya sedang menjadi pembicara di auditorium itu.

tapi demi agar pikiran ini tidak sibuk memikirkan hal-hal macam-macam yang akan membuat semakin gugup, aku beranikan diri untuk menyapa mbak andien. itung-itung silaturahmi. anaknya juga lucu, serasi kerudungnya dengan yang ku pakai saat itu.

obrolan dengan mbak andien sangat menyenangkan, orangnya ramah. sampai pada akhirnya beliau bertanya kesibukanku sekarang. aku ceritakan kalau sedang s2, program erasmus, dan awal september nanti kembali ke itali. tiba-tiba mbak andien jadi teringat kawan adiknya yang juga akan studi di milan. waah senang sekali tahu bahwa akan ada perempuan yg akan datang ke milan. maklum, belum punya kenalan orang indo di milan walaupun katanya ada banyak banget orang indo di milan. dari mbak andien inilah aku kenal dengan mbak mita, perempuan cerdas yg akan memulai studi phd nya di milan. umurnya baru 23 tahun loh. huaa muda banget kan. *nah sekali silaturahmi dapat 2 teman baru sekaligus* ;)

14 september 2014

aku dapat flight malam dari athens ke milan dan sudah pasti tidak ada kereta ke bolzano. awalnya aku rencana menginap di bandara, tapi sepertinya tidak akan aman dan nyaman; atau menginap di rumah orang indo yang ada di brescia, tapi akan terlalu malam dan aku tidak suka mengganggu orang malam-malam apalagi beliau sudah berkeluarga; atau mencari hostel di milan.

tapi buah dari silaturahmi dengan mbak mita ini, aku dicarikan tempat yang bisa ditumpangi semalam karena dorm beliau di milan juga menerapkan aturan untuk tidak membawa tamu menginap. akhirnya aku menginap di apartemen mbak dina, yang juga baru memulai studi masternya di milan. mbak mita juga yang menjemput aku dari stasiun utama milan, membantu bawa koper, lalu sama-sama menginap semalam di tempat mbak dina. paginya, aku diajak jalan-jalan melihat duomo, gereja katedral terbesar kelima di eropa, dan terbesar di itali.

huaaa senangnyaaa, dapat teman baru, ngerasain jalan-jalan di milan *karena selama ini ke milan cuma buat tempat transit ke bandara aja*, hemat biaya hostel semalam pula :D mbak mita dan mbak dina juga bisa jadi tempat pelarian kalau lagi stres di bolzano. *haha maklum karena gak ada perempuan lain lagi di bolzano sekarang* >_<

dan ini semua bermula dari obrolan singkat dengan istri alumni yg ku temui di lobby ppsdms itu.
hebat ya, kekuatan silaturahmi itu keren banget ternyata. ;)

“barangsiapa yang suka agar diperluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menjalinkan hubungan tali silaturahim.” (Hadis Riwayat Al-Bukhari)

Tags: milan